music jazz

Fakta-Fakta Menarik Saxophone

Jika Anda adalah pecinta aliran jazz dalam musik, pastinya sudah mengenal suara dan instrumen Saxophone. Alat musik yang seringkali menjadi pengiring musik jazz ini adalah alat musik yang masuk dalam instrumen earphone, single-reed woodwind. Nyatanya tidak banyak yang bisa memainkan alat musik satu ini, lho. Oleh karena itu tidak ada salahnya untuk mengenal alat musik yang satu ini.

Sejarah Saxophone

Sejarah mencatat bahwa alat musik Saxophone pertama dibuat oleh seorang musisi asal Belgia bernama Adolphe Sax di tahun 1840. Hal ini bermula ketika dirinya memiliki keinginan untuk bisa menciptakan klarinet dengan nada oktaf menggunakan jari-jari tangan posisi atas dan bawah. Lalu tercetuslah sebuah instrumen yang saat ini dikenal dengan Saxophone.

Saxophone Pada Dunia Musik

Setiap inovasi pastinya memiliki jeda waktu agar bisa diterima di masyarakat, sama halnya dengan Saxophone. Sejak kemunculannya pertama kali, Saxophone hingga pada abad ke 19 nyatanya belum diterima oleh Symphony Orchestra hingga pada abad ke 20 akhirnya alat musik ini baru diterima. Itupun belum langsung masuk dalam kancah musik jazz seperti sekarang. Saxophone dulunya diterima pertama kali di ranah marching band militer.

Kini Saxophone semakin mendunia, hal tersebut dibuktikan dengan masuknya Saxophone ke aliran sbobet88 musik jazz yang kini banyak diminati masyarakat. Fakta tersebut tentu menunjukan bahwa Saxophone tidak kalah dibandingkan dengan instrumen yang lebih dulu ada misalnya clarinet.

Klasifikasi Saxophone

Ternyata alat musik ini juga memiliki kelasnya tersendiri, lho. Beberapa kelas tersebut dikelompokkan berdasarkan ukuran, range harga dan fungsi dari Saxophone itu sendiri. Dari ukuran yang paling kecil, ada Sopranino Saxophone, Soprano Saxophone, Alto Saxophone, Tenor Saxophone, Baritone Saxophone sampai Contrabass Saxophone.

Bagian Saxophone

Saxophone terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu mouthpiece, neck, body dan bell. Masing-masing dari bagian ini memiliki peran yang penting dalam menciptakan suara dan nada yang dihasilkan. Hal ini tentunya sangat perlu diketahui, terutama bagi Anda yang ingin sekali belajar memainkan alat musik yang satu ini.

Mouthpiece atau corong  dari Saxophone, dulu terbuat dari kayu lunak seperti boxwood dan kayu solid lain seperti granadilla dan rosewood. Bahkan hingga saat ini, produsen Saxophone kenamaan dunia, Theo Wanna masih menggunakan bahan kayu. Namun, dengan berkembangnya zaman saat ini, didukung dengan penemuan karet fulkanisi, corong karet keras menjadi lebih sering digunakan untuk bagian mouthpiece karena kekuatan dan fleksibilitasnya.

Instrumen Tiup

Hal yang membedakan antara Saxophone dengan alat musik lain  adalah penggunaan dalam material logamnya. Jika kita lihat, untuk jenis instrumen tiup yang satu dengan yang lainnya dalam Saxophone pasti berbeda.

Perawatan Alat

Beberapa bagian pada Saxophone memiliki komponen yang tipis dan sangat peka terhadap benturan. Oleh karena itu, Anda harus sangat berhati-hati dalam menggunakan maupun merawat Saxophone kesayangan Anda. Mulai dari memegang dan menggunakan Saxophone dengan benar, cara penyimpanannya yaitu di tempat yang tidak rawan terkena benturan, sehingga komponen dalam Saxophone tetap terjaga kualitasnya.

Pembersihan Alat

Langkah selanjutnya yang perlu diketahui adalah terkait cara membersihkan instrumen setelah digunakan. Usahakan alat musik dibersihkan dan dikeringkan seusai digunakan. Beberapa bagian dalam Saxophone sangat  rawan basah akibat hembusan nafas yang ditiupkan selama bermain. Oleh karena itu Anda harus mengeringkan bagian dalam Saxophone menggunakan lap bersih dengan bahan yang lembut. Di bagian dalam mouthpiece haris segera dicuci setelah digunakan agar tetap bersih dan terhindar dari bakteri.

Nah itulah beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang alat musik Saxophone. Jika ingin mengenal alat musik tersebut lebih dalam tentunya tidak hanya memainkannya saja, tapi juga setidaknya harus mengetahui latar belakang instrumen ini.