Author: administrator

Mengenali Jenis Alat Tiup Modern & Tradisional

Sebelum menjadi sebuah musik yang enak di dengar, maka , seorang penyanyi membutuhkan beberapa alat bantu musik salam beberapa lagunya bukan ?..

Dalam hal ini, ada banyak sekali perkembangan dalam hal alat musik semacam alat musik tiup yang sudah mengalami banyak sekali sebuah inovasi didalam perkembangannya dalam dunia permusikan. Hal ini banyaklah terbukti dari adanya perkembangan alat msik tradisoinal ke alat musik yang modern. Dari kedua perkembangannya si masih lah ya, untuk dimainkan dalam beberapa penampilan seni musik yang ada.

musik tiup - Mengenali Jenis Alat Tiup Modern & Tradisional

Jika kalian cermati, ada banyak sekali alat musik tiup tradisional maupun modern yang jumlahnya tidaklah terkira. Alat musik ini, bisa dimainkan hampir oleh keseluruhan negara di dunia ini dengan cara di tiup dalam memainkannya. walau menggunakannya sama-sama di tiupnamun suara yang bisa dihasilkan memiliki bunyi yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. dari banyaknya alat musik tiup yang tradisional maupun modern ini, adakah beberapa diantara jenis alat musik ini sudah kalian ketahui ?… jika benar adanya, coba kalian chek list yang sudah kita susun di bawah ini ya guys.

Alat Musik Tiup Tradisional

Bagi kalian generasi muda, harus mengetahui nih beberapa diantaranya mengenai jenis alat tiup Tradisional yang dimiliki di Indonesia ini.

alat musik tradisional - Mengenali Jenis Alat Tiup Modern & Tradisional
salah satu penggunaan dari alat tiup tradisional…

# Banjar Kalsel – Serunai Banjar

Alat ini dinamakan dengan serunai banjar yang mirip sekali dengan terompet. Akan tetapi, dari jenis alat musik ini memiliki sebuah aksen ukiran yang sangat khas membuat alat musiknya jadi jauh lebih cantik lagi. Pada bagian mulut memiliki reeds ganda yang bisa membantu kalian didalam meniup langsung dari arah bibir si pemain. Reed yang ada pada serunai banjar ini di buatd ari daun kelapa yang kering, lalu di pasanglah kearah dimana untuk meniup. Untuk serunai banjar sendiri umumnya bisa dimainkan dengan tambahan instrumen tradisional dalam hal mengiringi sebuah pertunjukan seni.  

# Alat Serdam

Alat musiknya terbuat dari bambu  yang mana memiliki bentuk bulat layaknya pipa dengan memiliki garis tengah mencapai ukuran 1-1,5cm dengan  panjangnya 25cm. Diameter lubang pada alat 4cm yang jaraknya dari ujung si serdam sampai lubang yakni 4cm. Suara halus yang bisa dihasilkan dari si serdam ini sendiri menjadikan alatnya sendiri jauh lebih cocok untuk kalian mainkan.

# Minangkabau – Saluang

Terbuatnya dari bambu tipis atau Bamboo Tlang yang bisa menghasilkan sebuah suara yang sangat jernih serta nyaring. Untuk bisa membunyikan alat musiknya, kalian harus bisa meniup pada bagian atas yang kemudian bisa mengatur penekanan di 4 buah lubang dan barulah kalian dapat menghasilkan sebuah anda yang indah.

# Kalimantan – Suling Balawung

Alatnya terbuat dari bambu kecil yang memiliki 5 lubang yang di bagian bawah dan untuk 1 lubang pada bagian atas. Suling ini hanya bisa dimainkan oleh banyak perempuan saja yakni pada suku Dayak ( zaman dul ya guys ). Alatnya sering dimainkan saat ada acara adat yang dimana, alat ini dianggap sangat sakral oleh masyarakat sana.

Alat Musik Tiup Modern

Jika sudah mengetahui sedikitnya alat musik tiup tradisional, maka saatnya mengetahui alat musik yang modernya ya guys.

alat musik tiup modern - Mengenali Jenis Alat Tiup Modern & Tradisional
salah satu contoh alat musik tiup pada zaman modern…

# Woodwind – Klarinet

Alat musiknya si Squidward ini diambil langsung dari bahasa Italia yakni Clarino dengan arti Terompet  yang dimana diberikan akhiran dengan arti Kecil. Maka, bisa diambil kata dari Klarinet ini ialah “ Terompet Kecil “. Dimana dengan cara memainkannya tidaklah jauh berbeda dari terompet yag mana, disini hanya memiliki 1 reed saja.

# Woodwind – Saxophone

Alat musik ini sering di gunakan dalam beberapa pertunjukan besar yang ada. Alat musiknya sering sekali di jumpai pada beberapa pertunjukan musik seperti : Jazz, Popular Music, Acara Wedding, dan beberapa pertunjukan lainnya. alatnya memiliki 3tombol di bagian bawah dengan pengatur nada yang mana dulunya telah menjadi sebuah instrument musik bagi band militer. Jenis yang dimiliki dari alat musik ini ialah : Soprano Sexophone, Alto Sexophone, dan Curve Bell Sporano Sexophone.

# Alat Obo

Penamaannya diambil dari bahasa Perancis yakni Hautbois = High , yang mana sampai saat ini musisi Inggris sendiri masih menggunakan adanya kata dari Hautboy bagi penamaan alat musiknya tersebut. jika mengambil perbandingan dengan alat wood lainnya, jenis ini memiliki sebuah suara yang bisa melengkengin dengan jernih. Suaranya sendiri sangatlah jelas dalam ansambel yang besar dan juga bisa dengan mudah di dengar ketika melakukan tuning.

# Alat Trombone

Alatnya diambil dari bahasa Itali “ Tromba “ dengan artian yang dimiliki terompet dan kata lainnya dengan akhiran one adalah besar . jadinya, alat ini dinamakan sebagai terompet yang besar. Bahan yang di gunakan untuk membuat alatnya ini sendiri ialah logam sehingga memiliki suara yang cenderung lebih besar dan nyaring. Dengan ukuran yang besarlah membuat suara yang dihasilkan bisa begitu keras terdengar.

# Alat Harmonica

Jenis alat tiup ini menjadi jenis yang kecil diantara alat tiup modern lainnya. cara memainkan alatnya juga dengan di hisap , lalu kalian meniupkan diudara pada beberapa lubang harmonika sambil kalian menggerakan kearah kanan maupun kiri demi terciptanya sebuah saura yang indah. Dari adanya perkembangan zaman inilah muncul banyak sekali jenis alat ini , yang terhitung si mencapai diangka 60 jenis macamnya.

# Alat Terompet

Ini sih sudah menjadi salah satu alat musik yang paling kalian ingat bukan ?… dimana, alatnya masuk dalam sebuah jajaran tinggi diantara alat musik Sousafon, Trobon, Tuba dan beberapa jenis lainnya. terompet menjadi salah satu jenis alat yang bisa dengan mudah kalian pelajari dan kalian mainkan. Di alatnya terdapat 3 tombol nada yang mesti kalian mainkan agar nantinya, bisa terdengar sebuah bunyi yang sangat indah. Dari sini juga ada nih beberapa jenis terompet yang harus kalian ketahui. Dimana jenisnya itu dari A sampe G namun, tidak ada jenis B ya.

# Alat Tuba

Alatnya memiliki ukruan yang besar juga, dengan kemunculannya sudah ada sejak abad ke 19 yang mana telah menghasilkan sebuah suara yang keras serta rendah. Nada yang bisa dihasilkan dari alat ini umumnya, sangat di pengaruhi oleh adanya panjang serta bentukan bibir, kemudian kecepatan daripada aliran udara dari tekanan yang dihasilkan oleh bibir kalian. Bentukan alat silinder , yang mana bisa menghasilkan suara dengan kualitas yang baik. Dialat ini, kalian akan menjumpai adanya 3 tombol pengatur nada yang bisa kalian mainkan.

# Alat Fagot

Bahan dasaralat kayu yang mana sudah terbagi atas pipa panjang yang bentuknya U , lalu logam yang bentuknya S. Untuk alat terdapat sebuah corong kerucut, dengan nada yang dihasilkan yakni rendah. Maka dari itu, pemain ini harus bisa bermain bersama dengan instrumen lainnya agar tercipta nada yang jauh tinggi lagi.

Dari kedua jenis alat musik tiup ini, mana yang lebih sering kalian jumpai nih guys ?

Penjelasan music tradisional dan music modern

bermain musik male indonesia 2 - Penjelasan music tradisional dan music modern
Penjelasan music tradisional dan music modern

Penafsiran nada konvensional serta modern kali ini hendak diulas dengan komplit pada postingan ini. Pada artis ataupun guru yang mau mengenali defisini nada konvensional serta maksud nada modern rasanya tidak salah membagikan durasi bertamu ke web ini. Nada merupakan suara yang disusun sedemikian muka alhasil memiliki aksen, lagu, bunyi, serta kemesraan paling utama dari suara yang diperoleh dari alat- alat yang bisa menciptakan aksen. Meski nada merupakan semacam kejadian insting, buat mencipta, membenarkan serta mempersembahkannya merupakan sesuatu wujud seni. Mengikuti nada merupakan semacam hiburan. Nada merupakan suatu kejadian Agen Joker123 Terpercaya yang amat istimewa yang dapat diperoleh oleh sebagian perlengkapan nada. Bagus saat ini kunci bicarakan dulu hal maksud dari nada.

Bersumber pada gunanya, nada pula bisa jadi alat hiburan untuk mereka yang lagi berkabung. Setelah itu nada pula bisa dipakai bagaikan pernyataan perasaan untuk orang yang menghasilkan nada. Lebih jauh, nada pula salah satu instrumen adat yang dipunyai tiap bangsa. Jadi, dengan cara garis besar nada dipecah kedalam 2 bagian ialah nada konvensional serta nada modern.

Asal usul terdapatnya music

Nada diketahui semenjak kedatangan orang modern Homo sapiens ialah dekat 180. 000 sampai 100. 000 tahun yang kemudian. Tidak terdapat yang ketahui bila orang mula memahami seni serta nada. Dari temuan arkeologi pada lokasi- lokasi semacam pada daratan Afrika, dekat 180. 000 tahun sampai 100. 000 tahun kemudian sudah terdapat pergantian kemajuan pada otak orang. Dengan otak yang lebih cerdas dari binatang, orang mengonsep pemburuan yang lebih terencana alhasil dapat berburu binatang yang besar. Dengan keahlian otak semacam ini, orang dapat berasumsi lebih jauh sampai di luar akal serta memakai angan- angan serta kebatinan. Bahasa buat berbicara sudah tercipta di antara orang. Dari bahasa serta perkataan simpel buat ciri ancaman serta membagikan nama- nama binatang, lambat- laun sebagian kosakata timbul buat memanggil barang serta membagikan julukan panggilan buat seorang.

Dalam kehidupan yang berpindah- pindah, orang purba bisa jadi menemukan gagasan buat mengutip tulang kaki kering binatang mangsa yang jadi makanannya serta setelah itu meniupnya serta menghasilkan suara. Terdapat pula yang menemukan gagasan kala mencermati alam dengan meniup gerong kusen ataupun bambu yang menghasilkan suara. Kusen dibangun lubang hembus serta jadi seruling purba.

Orang melaporkan perasaan khawatir serta bahagia dengan memakai suara- suara. Bercanda dengan suara menghasilkan lagu, hymne, ataupun puisi lantunan kecil yang diinspirasikan oleh kicauan kukila. Gigolo serta batuan keras dipukul buat menghasilkan suara serta aksen yang menggembirakan. Bisa jadi dengan cara tidak terencana orang sudah mengetuk batang tumbuhan yang berlubang di dalamnya dengan batang kusen yang menghasilkan suara yang keras. Kulit fauna yang dipakai bagaikan busana diletakkan bagaikan penutup gerong kusen yang besar alhasil terciptalah suatu rebana.

Filosofi pra asal usul nada cuma didasarkan pada penemuan web arkeologi paleolitik. Suling ialah perlengkapan nada yang banyak ditumakan pada era pra asal usul, yang salah satunya berupa semacam shakuhachi yang berawal dari Jepang. Terdapat suling Divje Babe yang dibuat dari tulang pukang berada terowongan, yang diperkirakan telah dipakai dekat 40. 000 tahun yang kemudian. Bermacam tipe suling serta perlengkapan nada yang dibuat kabel ataupun senar sudah terdapat semenjak era Peradaban Ngarai Bengawan Indus, India, yang mempunyai salah satu adat- istiadat nada tertua di bumi yang berawal dari buku Weda. Temuan terbanyak serta tertua dari perlengkapan nada pra asal usul berada di Tiongkok, yang dapat dilacak balik ke antara 7000 serta 6600 SM. Lagu- lagu Hurri merupakan berkas nada tercatat dalam catatan kuno yang digali dari Hurrian di kota Ugarit yang diperkirakan sudah terdapat dekat 1400 SM.

Apa Maksud Nada Konvensional serta Nada Modern?

Ok! Buat menanggapi persoalan diatas. Selanjutnya kita suguhkan apa maksudnya. Serta tidak hanya itu, perbandingan dari nada konvensional serta nada modern juga hendak ditemui benang merahnya seperangkat Kamu membaca data dibawah ini.

1. Penafsiran pertama

# Nada tradisional

Nada konvensional merupakan nada yang lahir serta bertumbuh di daerah- wilayah di semua Indonesia. Karakteristik khas pada tipe nada ini teletak pada isi lagu serta instrumen( perlengkapan musiknya). Nada adat- istiadat mempunyai karakter khas, ialah puisi serta melodinya memakai bahasa serta style wilayah setempat.

# Nada modern

Nada Modern merupakan suatu buatan seni yang terwujud dari terdapatnya akibat kemajuan zaman serta dengan perlengkapan nada yang modern pula. nada modern tidak terikat dengan satu adat atau adat- istiadat dari mereka yang menciptakannya.

2. Penafsiran kedua

# Nada tradisional

Nada konvensional merupakan suatu buatan seni yang jadi bayangan kultur yang bertumbuh diwilayah khusus, inilah arti yang menempel pada penafsiran nada konvensional, nada konvensional Indonesia lahir serta bertumbuh di daerah- daerah yang ada di Indonesia.

# Nada Modern

Nada Modern merupakan nada yang telah menemukan sentuhan- sentuhan teknologi bagus dari bidang instrumen ataupun penyajian, nada modern senantiasa bertumbuh serta hadapi inovasi bersamaan bertumbuhnya era. nada modern bertabiat umum dan global alhasil seluruh orang dapat saja paham, menguasai, serta menikmati nada modern itu.

3. Penafsiran ketiga

# Nada Tradisional

Nada Konvensional merupakan bagian dari instrumen adat yang melukiskan karakteristik serta adat istiadat sesuatu area. nada konvensional senantiasa menempel dengan kehadiran sesuatu adat khusus dengan bunyi serta aksen yang khas melukiskan buadaya itu. umumnya nada konvensional ini membuktikan mimik muka suatu adat dalam mengalami sesuatu situasi khusus.

# Nada Modern

Nada Modern merupakan buatan seni yang terwujud dari angan- angan dari orang yang menghasilkan nada itu. nada modern tidak terbawa- bawa oleh kultur sesuatu warga khusus serta invensi nada ini pula dicoba dengan memakai alat- alat nada yang modern pula.

4. Penafsiran nada konvensional serta modern bagi ahli

# Nada Tradisional

Bagi Sedyawati( 1992: 23) penafsiran nada konvensional merupakan nada yang dipakai bagaikan konkretisasi serta angka adat yang cocok dengan adat- istiadat.

Bagi Tumbijo( 1977: 13) merupakan seni adat yang semenjak lama turun temurun sudah hidup serta bertumbuh pada wilayah khusus. Hingga bisa dipaparkan kalau nada konvensional merupakan nada warga yang diwariskan dengan cara turun– temurun serta berkepanjangan pada warga sesuatu wilayah.

# Nada Modern

bagi camus( 1988) penafsiran nada modern merupakan nada yang terlahir dari terdapatnya adat modern ilustrasinya band. Marching band, orkestra simponi serta konser yang pada biasanya mengarah pada kultur terkenal.

Bagi Subiyakto( 2006) penafsiran nada modern merupakan nada yang telah mengunakan instrumen yang bertumbuh ataupun sudah terserang gesekan teknologi.

5. Penafsiran dengan cara umum

# Nada Tradisional

Nada Konvensional ialah nada yang terpengaruhi oleh adat, adat- istiadat, dan adat warga khusus. Pada umunya nada konvensional dan instrumennya jadi kepunyaan bersama, disebabkan nada adat- istiadat banyak tidak dikenal penciptanya dan tahun terciptanya nada itu.

Nada konvensional dengan kesederhanaannya merupakan peninggalan seni adat para kakek moyang yang mempunyai angka adiluhung, diakui kebenarannya sebab sanggup mengadaptasi area tempat buatan nada itu hidup dan bertumbuh.

# Nada Modern

Nada Modern merupakan nada yang diketahui dengan gelar nada buatan terkini, Nada ini berasal dari nada konvensional dan nada klasik, yang dikemas dalam sesuatu hasil cara buatan nada memantulkan tindakan energik yang jadi arahan warga. Nada modern dengan cara prinsip bisa membagikan gradasi terkini walaupun materinya lama.

Gimana? Apakah Kamu telah tertolong dengan data diatas? Bila telah kita ucapkan dapat kasih. Maksudnya data yang kita sampaikan efisien.

Perbedaan music tradisional dan music modern

img 6596 0 - Perbedaan music tradisional dan music modern
Perbedaan music tradisional dan music modern

Indonesia merupakan suatu negeri bertumbuh dengan jumlah kaum, adat serta keelokan yang amat banyak, salah satunya merupakan kemajuan seni nada di indonesia.

Seni nada sesungguhnya sudah terdapat semenjak dulu, apalagi semenjak zaman nenek moyang, serta hingga dikala ini seni nada lalu hadapi kemajuan cepat, bersamaan peradaban orang yang terus menjadi berumur, alhasil timbullah sebagian perbandingan antara seni nada konvensional serta modern, semacam yang kita ketahui dijaman ini.

Nada ialah campuran dari sebagian bagian pangkal suara, yang tercampur jadi suatu keseimbangan yang amat bagus serta lezat didengar. Pada tipe nada konvensional, biasanya digunakan bagaikan pendamping, mimik muka, serta hiburan, Sedemikian itu pula dengan tipe nada modern.

Tetapi mengerti kah kita, kalau kemajuan ilmu wawasan serta teknologi, memunculkan pergantian aturan pada warga. Alhasil aplikasi materi yang tidak serupa kesimpulannya memunculkan perbandingan antara nada konvensional serta modern.

Dari perbandingan nada wilayah dan nada modern telah nampak nyata, mulai dari perlengkapan serta khasiatnya, sampai menghasilkan kedua seni nada ini jadi amat berlainan. Walaupun juga begitu, sebab bertumbuh lewat cara pembuatan serta durasi yang berlainan, hingga tidak bingung bila keduanya mempunyai perbandingan yang amat penting. Selanjutnya ini sebagian perihal yang melainkan nada konvensional dengan nada modern yang butuh kita tahu bagaikan seseorang yang cinta kepada 2 tipe nada itu.

Seni Musik Tradisional

Nada konvensional ialah salah satu tipe nada yang lahir serta bertumbuh di tempat nada itu berawal. Yang maksudnya, nada konvensional ialah nada yang timbul serta dibesarkan di sesuatu tempat serta jadi salah satu karakteristik khas dari tempat itu.

Nada konvensional ialah nada yang karakternya simpel sebab tercipta dari adat tempatnya serta memantulkan kultur yang dianut oleh warga yang menaiki tempat itu.

Seni Nada Modern

Dari namanya saja, kalian tentu telah dapat menduga kalau nada modern ialah nada yang timbul serta bertumbuh di golongan warga modern. Nada modern ialah nada yang timbul sehabis era klasik. Nada modern mempunyai kecondongan lebih lemas serta fleksibel dan mengaitkan banyak sekali instrumen yang amat beraneka ragam.

Umumya, nada modern dibangun dengan menggukan tangga 7 bunyi yang kita ucap dengan tangga bunyi diatonis. Nada modern mempunyai akta yang jelas, sehigga julukan penciptanya bisa kita tahu dengan gampang.

Asal usul Lahirnya Musik Konvensional Serta Modern

•          Dilihat dari sejarahnya, perbandingan antara nada konvensional serta modern amat nampak disini. Pada dasarnya, kedatangan nada konvensional di tengah- tengah warga merupakan dampak dari keinginan hendak bermacam perihal, di dalam warga itu sendiri.

•          Banyaknya warga yang menganut mengerti Animisme serta Dinamisme pada era itu, nada dijadikan aksesoris dalam bermacam aktivitas ritual serta seremoni adat. Tidak hanya itu pula dijadikan bagaikan alat hiburan serta pengekspresian diri.

•          Itulah kenapa nada konvensional amat pekat dengan nilai- nilai adat, yang ada pada sesuatu wilayah, apalagi suatu gerakan nada yang spesial dijadikan bagaikan asli diri serta ciri ciri- ciri sesuatu area pada era dulu. Sebaliknya buat seni nada modern sendiri lebih mengarah dijadikan bagaikan alat hiburan, serta penyampaian mimik muka semata saja.

•          Musik modern bertumbuh dengan cepat bagaikan wujud dalam mempraktekkan alat- alat nada modern yang bertambah maju. Tidak sering sekali kita temui terdapatnya gerakan nada modern yang memiliki ketergantungan dengan adat, serta adat di sesuatu wilayah, malahan yang terdapat merupakan inovasi nada konvensional dengan membiasakan kepada perkembangan era dikala ini.

Bahasa yang digunakan

•          Seperti yang sudah aku sebutkan di atas, nada konvensional biasanya memakai bahasa wilayah, ialah dimana tempat nada itu ditumbuh- kembangkan, sebab itu disetiap wilayah memiliki lagu konvensional dengan bahasa- bahasa yang beraneka ragam. Berlainan dengan nada modern yang dengan cara kebanyakan memakai bahasa biasa, misalnya Bahasa Indonesia.

•          Penggunaan bahasa biasa menghasilkan nada modern kilat bertumbuh serta gampang diperoleh, pada susunan warga manapun. Tetapi walaupun sedemikian itu, bukan berarti barisan nada serta lagu wilayah hendak lama- lama terabaikan, sebab guna kuncinya yang pekat dengan kultur, hendak senantiasa dipakai pada kepentingan- kepentingan spesial.

Perlengkapan Musik Pengiring

•          Hal ini berhubungan akrab dengan asal usul kemajuan serta durasi atau era kemunculannya. Seni nada konvensional yang mulai diketahui besar pada era dulu sekali, pastinya memakai alat- alat nada yang kuno serta simpel.

•          Sedangkan seni nada modern memakai properti yang lebih lingkungan serta dapat diatur sedemikian muka, cocok kemauan batin para aktornya. Alhasil, suara serta suara yang diperoleh jadi beraneka ragam.

• Tidak hanya itu, perlengkapan nada wilayah biasanya mengenakan sistem bunyi dengan jarak yang tidak teratur ataupun tidak serupa, alhasil menciptakan tangga bunyi pentatonis yang mengarah simpel.

•          Berbeda dengan perlengkapan nada modern, yang pada dasarnya memakai sistem tangga bunyi yang diatur bersumber pada gelombang yang senantiasa, serta bunyi yang serupa, alhasil bisa memperkenalkan bunyi diantonis serta kromatik.

Kemajuan Musik

•          Perbedaan dari Seni Nada Konvensional serta Modern selanjutnya merupakan ada pada kemajuannya. Yang aku arti kemajuan disini merupakan, kita seluruh ketahui kalau nada wilayah sudah jadi adat- istiadat turun temurun, dari angkatan tadinya ke yang selanjutnya.

•          Hal ini menimbulkan kehadiran nada konvensional tidak lagi diperbaharui dengan properti serta kebudayaan yang serupa, tetapi lebih pada pelanggengan serta kontrol berkepanjangan, supaya tidak lenyap ditelan era.

•          Musik konvensional yang telah terlanjur dijadikan bagaikan pendamping dalam kegiatan adat, menjadikannya suatu yang harus terdapat serta keberadaannya amat diperlukan, alhasil gunanya hendak senantiasa serupa tanpa terdapatnya pergantian yang penting.

•          Berbeda dengan Seni nada modern, yang lebih berpatok pada gencarnya inovasi serta inovasi terkini dalam pabrik nada, ini sebab menjajaki kemajuan era, yang kesimpulannya tiap durasi dapat saja terdapat terobosan- terobosan yang terkini.

•          Jadi dapat disimpulkan kalau, seni nada konvensional dikala ini bagaikan perihal yang wajib senantiasa dilindungi serta dilestarikan, sebaliknya nada modern lalu dibesarkan ke arah yang lebih khusus serta lingkungan.

Penciptaan

•          Penciptaan berhubungan akrab dengan kemana arah nada itu tertuju. Pada seni nada konvensional, biasanya dilahirkan oleh sebagian orang yang tercampur dalam satu golongan nada, yang tidak akam jauh dari kultur serta keyakinan warga setempat.

•          Perbedaannya dengan seni nada modern merupakan, seseorang inventor yang diucap Komponis umumnya menghasilkan buatan nada tanpa berhubungan dengan faktor kultur manapun, dalam arti leluasa cocok ilham serta semau batin.

Bukti diri Musik

•          Hingga saat ini, sedang banyak sekali lagu- lagu wilayah di Indonesia yang tidak dikenal siapa penciptanya, banyak orang cuma hapal lagunya serta asal wilayah dari lagu itu saja.

•          Ini disebabkan tidak terdapatnya uraian yang disebarkan semenjak era dahulu, sebab tidak melibatkan akta serta kopian nada yang tentu, seperti itu kenapa dalam penyebarannya, dilkukan dengan cara bebuyutan.

•          Sangat berlainan jauh dengan seni nada modern, yang umunya ada suatu akta sah yang tercatat. Apalagi bila diduplikasi, pengarang lagu dapat menuntut ke pihak yang berhak. Dari bidang penyebarannya pun, nada modern pula lebih biasa serta kilat dalam penyebaranya.

Nah, demikianlah data kali ini hal sekeliling sebagian Perbandingan nada konvensional serta nada modern yang wajib kita pahami. Mudah- mudahan data ini dapat berguna dalam menaikkan pengetahuan serta ilmu wawasan kita. Demikian Dapat Kasih.

Bergoyang Dengan Alat Musik Organ Tunggal

Organ Tunggal identik sekali dengan yang namanya Dangdut. Dimana ini masih menjadi salah satu hiburan yang sangat di minati, khususnya di Indonesia sendiri. Raja dangdut dan Ratu dangdut pun sudah banyak di kenal oleh seluruh masyarakat yang ada di Indonesia. Suara yang merdu dari sang Raja Dangdut ( Rhoma Irama) serta di sandingkan dengan lembutnya suara Ratu Dangdut ( Ummi Elvi Sukaesih) makin menambah nikmatanya musik dangdut ini.

Bergoyang Dengan Alat Musik Organ Tunggal 1 - Bergoyang Dengan Alat Musik Organ Tunggal

Dangdut Music Of My Country sangat tepat sekali di sandingkan dengan negara Indonesia ini. Merdu yang di ciptakan dari berbagai macam jenis alat musik ini mempengaruhi sekali kualitas lagu yang di putarkan. Kendang, Seruling, Gitar/Bass, Organ, Thamborin, Saxophone dll, merupakan alat yang mendukung terciptanya suatu nada seirama yang mengenakan tubuh, sehingga tanpa sadar tubuh bisa ikut bergoyang dengan mendengarkan alunan alat musik ini. Gak mau pulang, maunya di goyang.. salah satu istilah yang sering di gunakan dangduters saat mendengarkan lagu yang sedang di mainkan ini.
Berikut ini, sebagian alat dangdut yang akan kita bahas ke populerannya hingga ke Luar Negeri.

Sejarah Adanya Dangdut

Bergoyang Dengan Alat Musik Organ Tunggal 1 1 - Bergoyang Dengan Alat Musik Organ Tunggal

Untuk pertama kali, musik ini datang karena adanya film “Bolywood”di India sana. Yang kemudian di populerkan oleh penyanyi “Ellya Khadam” dengan lagunya Boneka India. 1968 merupakan dangdut tercipta oleh sang Raja dangdut “Rhoma Irama”. Usut punya usut, nama dangdut ini ternyata di ambil dari satu buat alat musik yang bernama Tabla asal india atau juga Gendang di Indonesia. Awalnya, pada lagu Boneka India ini memasukan campuran lagu asal melayu, irama dari padang pasir serta yang utama adalah India yang berbunyi DangDingDut. Yang kemudian agar mudah di ucapkan, dirubahlah namanya menajdi “Dangdut”.

Alat Musik Pada Dangdut

Lagu tidak akan menjadi musik yang enak di dengar tanpa adanya suatu alat musik yang mendukung dari belakang. Begitu pula dengan dangdut, biasanya orang hanya mendengar “ Dangdut Ta-Ta-Ta-Ta” dari sebuah pukulan gendang semata. Namun nyatanya, ada beberapa alat musik yang mendukung di link alternatif sbobet belakangnya, berikut ini diantaranya ;

Kendang atau Gendang

Alat utama yang membuat musik dangdut makin enak di dengar. Memainkan dengan cara di tabu/di pukul dengan tangan kosong menggunakan beberapa irama ketukan, menjadikan suara pada alat musik ini sangat enak di dengarkan. Dalam memainkan ini, seorang penabuh, diharuskan mengetahui irama ketuka yang ada pada musik dangdut tersebut.

Seruling atau Suling

Terbuat dari bambu, yang memiliki satu lubang peniup dan beberapa lobang kecil sebagai kunci not yang akan nantinya di mainkan. Kunci bagusnya permainan ini terdapat pada “pernafasan” dari sang pemain seruling.

Gitar/Bass

Alat ini merupakan alat musik modern sebagai pelengkap dalam pengiringan lagu dangdut yang ingin dimainkan. Permainan gitar yang sangat diminati adalah permainan gitar dari sang Raja dangdut beserta tim Sonetanya. Tk jarang, gitar ini juga digunakan untuk mengisi suatu melodi dalam dangdut.

Organ/Keyboard

Alat ini juga merupak alat pengiring untuk lagu-lagu yang berdinamika slow tempo ataupun lagu-lagu yang bertemakan sedih. Biasanya organ ini di mainkan pada awal lagu /intro serta bisa di mainkan pada akhir lagu. Tergantung aransemen lagu yang ingin dimainkan.

Tamborin/Rompal Pada Kosidahan

Alat yang berbentuk bulat, yang dimana di setiap pinggirannya terdapat ring ring kerecekan, yang ketika di tabuh akan memiliki beberapa perpaduan suara yang ada. Yaitu tabuhan dan juga krecekan jadi satu.

Terompet/Saxophone

Menambahkan alat musik modern tidak juga merubah nilai lagu alami yang ada pada musik dangdut, malah menambah kenikmatan irama yang di dapat. Dengan cara menitup tuts yang ada pada alat tersebut sesuai irama ini juga menambah suara yang bagus serta sedikit memberikan warna pada permainan organ tunggal ini. kualitas ini juga di nilai dari cara pernafasan pada sang pemain.

Sekilas tadi mengenai dangdut beserta sebagian alat yang ada, semoga bisa membantu kalian memahami bahwa dangdut ini juga sangat bisa kita angkat keberadaanya pada dunia. Yuk, lestarikan kesenian yang satu ini. salam dangdut Lovers “Gak mau pulang, maunya di goyang “ hehehe..

Yuk, Belajar Alat Musik Indonesia Yang Mendunia

Banyaknya Adat Istiadat, ragamnya alat musik dari berbagai daerah, serta terdapatnya beberapa suku yang ada sudah banyak di ketahui oleh dunia. Keunikan-keunikan yang dibeikan pada kebudayaan yang ada di Indonesia ini, membuat dunia penasaran akan isi yang terdapat di dalamnya. Tak jarang, para turis yang berkunjung ke berbagai daerah yang ada di Indonesia tak segan-segan untuk mempelajari kebudayaan yang berlaku di setiap daerahnya. Terutama pada alat musik yang dimainkan pada daaerah tersebut.

Yuk Belajar Alat Musik Indonesia Yang Mendunia 1 - Yuk, Belajar Alat Musik Indonesia Yang Mendunia

Dengan bentuk yang beragam, serta banyaknya suara unik yang di tumbulkan membuat beberapa alat musik tradisional di Indonesia di akui keberadaannya di dunia sebagai alat-alat musik yang mempunyai nilai keunikan yang tinggi serta memiliki suara khas dan berbeda dari alat musik yang sudah ada pada umumnya. Nah Sobat musik,sudah tahu belum tentang keberadaan alat musik tradisional Indonesia yang mendunia? hah? Apa? Belummm!!! Bagi kalian sobat musik yang belum mengetahui tentang alat itu, kalian bisa simak berikut ini tentang alat-alat musik tradisional yang memang sudah di ketahui keberadaannya di dunia, serta bisa kalian pelajari juga alat-alat yang kita maksudkan tersebut ya sobat musik.

Alat-Alat Musik Tradisional Yang Mendunia

Inilah macam-macam alat musik tradisional, yang sudah berkembang hingga ke seluruh dunia :

Alat Musik Angklung

Angklung - Yuk, Belajar Alat Musik Indonesia Yang Mendunia

Jawa Barat, Sunda, Indonesia. Merupakan tempat asal daripada alat musik Angklung ini. alat yang terbuat dari bambu ini tersusun oleh 2 sampai 4 bambu pada tiap Angklung yang ada. Bunyi yang sangat khas dan juga enak di dengar ini, di dapatkan dari cara “menggoyangkan” alat tersebut, yang menjadikan Angklung ini memiliki suatu ciri khas dalam memainkannya. Permainan Angklung ini biasa di mainkan oleh banyak orang. UNESCO telah mengakui bahwasannya Angklung menjadi salah satu warisan budaya dunia dalam “Representative List Of The Intangible Culture Heritage Of Humanity”.

Alat Musik Gamelan

Gamelan - Yuk, Belajar Alat Musik Indonesia Yang Mendunia

Pulau Jawa menjadi salah satu pusat dalam alat musik Gamelan ini. alat musik ini mengkombinasikan alat-alat lain diantaranya ; Gambang, Metalofan, Gendang, serta Gong. Gamelan sendiri dimainkan dengan cara memukul menggunakan satu tangan, dan tangan satunya lagi nanti memegang bagian ujung yang di pukul tersebut. Usut punya usut nih sobat, di karenakan suaranya yang lembut dan sangat berciri khas ini, beberapa universitas di luar sana memasukan Gamelan dalam salah satu mata pelajarannya loh. Wah wah wahhhh keren kan sobat. Universitas UCLA (AS), Cambridge Univercity (Inggris), SD-SM (Singapura), merupakan sekolah yang sudah memasukan Gamelan ini menjadi mata pelajarannya loh.wah Kerennnnnnnn loh.

Alat Musik Sasando

Sasando - Yuk, Belajar Alat Musik Indonesia Yang Mendunia

Ada yang pernah ke daerah Nusa Tenggara Timur belom ? belum atau sudahnya pasti kalian mengenali alat musik yang satu ini kan sobat musik? Alat musik yang di mainkan dengan cara di petik ini, memiliki bentuk yang unik seperti kerang besar tetapi tengahnya ini diisi oleh bambu besar untuk menyanggah senar yang ada pada alat musik tersebut. Gitar, Biola, Kecapi masih satu rumpun dalam memainkan alat musik tersebut. Mulai terkenalnya di kancah dunia ini bekat adanya Djitron Pah pria asli indonesia ini memainkan Sasando dalam ajang Asia’s Got Talent 2015, hingga pada akhirnya menyebarlah ke seluruh dunia.

Alat Musik Tifa

Tifa - Yuk, Belajar Alat Musik Indonesia Yang Mendunia

Mengenal istilah Dari sabang sampai marauke ? nah, istilah itu cocok untuk alat yang satu ini. berasal dari daerah timur tepat di Papua dan Maluku, terbentuknya alat musik Tifa ini. dimainkan dengan cara di pukul dan terbuat dari kayu yang berbentuk tabung ini, memiliki suara yang sangat merdu loh sobat. Biasanya alat ini akan di mainkan dalam upacara adat maupun pertunjukan musik daerah timur sana. Walaupun sama-sama dari timur, namun bentuk tifa papua dan maluku berbeda loh sobat. Jadi jangan salah paham nantinya jika kalian melihat jenis Tifa yang bentuknya berbeda beda yah.

Alat Musik Kolintang

Kolintang - Yuk, Belajar Alat Musik Indonesia Yang Mendunia

Untuk yang satu ini, Minahasa, Sulawesi Utara yang punya. Memainkan dengan cara dipukul serta terbuat dari kayu ini, pernah memecahkan rekor dunia pada tahun 2009. Kurang lebih 3.011 orang telah memainkan alat musik ini secara bersama, serta 1.223 orang memainkan secara massal di Stadion Maesa Tondano, Minahasa. Rekor yang di raih pun mencakup ; Mmeainkan alat musik bambu terbanyak, memainkan alat musik kolintang terbanyak, instrumen kolintang yang indah serta instrumen musik bambu raksa yang telah dimainkan.

Gimana sobat musik, jadi tahu kan alat-alat musik tradisional yang memiliki nilai sebagai salah satu warisan budaya di dunia.

Fakta-Fakta Menarik Saxophone

saxo - Fakta-Fakta Menarik Saxophone

Jika Anda adalah pecinta aliran jazz dalam musik, pastinya sudah mengenal suara dan instrumen Saxophone. Alat musik yang seringkali menjadi pengiring musik jazz ini adalah alat musik yang masuk dalam instrumen earphone, single-reed woodwind. Nyatanya tidak banyak yang bisa memainkan alat musik satu ini, lho. Oleh karena itu tidak ada salahnya untuk mengenal alat musik yang satu ini.

Sejarah Saxophone

Sejarah mencatat bahwa alat musik Saxophone pertama dibuat oleh seorang musisi asal Belgia bernama Adolphe Sax di tahun 1840. Hal ini bermula ketika dirinya memiliki keinginan untuk bisa menciptakan klarinet dengan nada oktaf menggunakan jari-jari tangan posisi atas dan bawah. Lalu tercetuslah sebuah instrumen yang saat ini dikenal dengan Saxophone.

Saxophone Pada Dunia Musik

Setiap inovasi pastinya memiliki jeda waktu agar bisa diterima di masyarakat, sama halnya dengan Saxophone. Sejak kemunculannya pertama kali, Saxophone hingga pada abad ke 19 nyatanya belum diterima oleh Symphony Orchestra hingga pada abad ke 20 akhirnya alat musik ini baru diterima. Itupun belum langsung masuk dalam kancah musik jazz seperti sekarang. Saxophone dulunya diterima pertama kali di ranah marching band militer.

Kini Saxophone semakin mendunia, hal tersebut dibuktikan dengan masuknya Saxophone ke aliran sbobet88 musik jazz yang kini banyak diminati masyarakat. Fakta tersebut tentu menunjukan bahwa Saxophone tidak kalah dibandingkan dengan instrumen yang lebih dulu ada misalnya clarinet.

Klasifikasi Saxophone

Ternyata alat musik ini juga memiliki kelasnya tersendiri, lho. Beberapa kelas tersebut dikelompokkan berdasarkan ukuran, range harga dan fungsi dari Saxophone itu sendiri. Dari ukuran yang paling kecil, ada Sopranino Saxophone, Soprano Saxophone, Alto Saxophone, Tenor Saxophone, Baritone Saxophone sampai Contrabass Saxophone.

Bagian Saxophone

Saxophone terbagi menjadi empat bagian utama, yaitu mouthpiece, neck, body dan bell. Masing-masing dari bagian ini memiliki peran yang penting dalam menciptakan suara dan nada yang dihasilkan. Hal ini tentunya sangat perlu diketahui, terutama bagi Anda yang ingin sekali belajar memainkan alat musik yang satu ini.

Mouthpiece atau corong  dari Saxophone, dulu terbuat dari kayu lunak seperti boxwood dan kayu solid lain seperti granadilla dan rosewood. Bahkan hingga saat ini, produsen Saxophone kenamaan dunia, Theo Wanna masih menggunakan bahan kayu. Namun, dengan berkembangnya zaman saat ini, didukung dengan penemuan karet fulkanisi, corong karet keras menjadi lebih sering digunakan untuk bagian mouthpiece karena kekuatan dan fleksibilitasnya.

Instrumen Tiup

Hal yang membedakan antara Saxophone dengan alat musik lain  adalah penggunaan dalam material logamnya. Jika kita lihat, untuk jenis instrumen tiup yang satu dengan yang lainnya dalam Saxophone pasti berbeda.

Perawatan Alat

Beberapa bagian pada Saxophone memiliki komponen yang tipis dan sangat peka terhadap benturan. Oleh karena itu, Anda harus sangat berhati-hati dalam menggunakan maupun merawat Saxophone kesayangan Anda. Mulai dari memegang dan menggunakan Saxophone dengan benar, cara penyimpanannya yaitu di tempat yang tidak rawan terkena benturan, sehingga komponen dalam Saxophone tetap terjaga kualitasnya.

Pembersihan Alat

Langkah selanjutnya yang perlu diketahui adalah terkait cara membersihkan instrumen setelah digunakan. Usahakan alat musik dibersihkan dan dikeringkan seusai digunakan. Beberapa bagian dalam Saxophone sangat  rawan basah akibat hembusan nafas yang ditiupkan selama bermain. Oleh karena itu Anda harus mengeringkan bagian dalam Saxophone menggunakan lap bersih dengan bahan yang lembut. Di bagian dalam mouthpiece haris segera dicuci setelah digunakan agar tetap bersih dan terhindar dari bakteri.

Nah itulah beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang alat musik Saxophone. Jika ingin mengenal alat musik tersebut lebih dalam tentunya tidak hanya memainkannya saja, tapi juga setidaknya harus mengetahui latar belakang instrumen ini. 




Alat Musik Teraneh di Dunia

abstract music rock bw - Alat Musik Teraneh di Dunia
Alat musik dimainkan menggunakan kilat yang menyambar ke arah alat musik tersebut.
(Source: pexels.com)

Tahukah Anda bahwa tanggal 31 Juli merupakan hari perayaan instrumen musik? Hal tersebut sangatlah mengejutkan. Sebab, tidak ada yang mengetahui akan perayaan tersebut. Terkecuali mereka yang memang bergelut di bidang seni musik.

Untuk merayakan hari instrumen musik, berikut daftar alat musik paling aneh di dunia.

Zeusaphone

Meski memiliki nama yang sangat aneh dan terdengar seperti nama palsu, akan tetapi Zeusaphone adalah alat musik nyata yang juga dikenal dengan nama Thoramin. Alat musik tersebut dinamakan dengan nama yang menggunakan nama dua makhluk mitologi tersebut karena alat musik tersebut dimainkan menggunakan kilat yang menyambar ke arah alat musik tersebut.

Namun, ternyata Zeusaphone bukanlah sebuah awal musik awalnya. Tetapi melainkan adalah sebuah speaker plasma yang bekerja dengan cara memodulasi output dari percikan kumparan Tesla. Dengan begitu, alat tersebut menciptakan efek yang dapat didengar sebagai sebuah alunan nada. Instrumen ini dengan mudah memenangkan peringkat nomor satu dalam kategori nama terbaik dan pengalaman mendengarkan yang paling menakutkan.

Pyrophone

Alat musik yang bernama Pyrophone ini merupakan salah satu alat musik yang menyerupai organ namun memiliki bentuk yang aneh. Pyrophone juga dikenal sebagai organ api atau organ ledakan.

Secara harfiah, alat musik tersebut memang sebuah organ yang ditenagai oleh bensin dan propana. Suara yang dihasilkan oleh Pyrophone muncul karena adanya pembakaran dan ledakan yang terjadi dalam organ tersebut. Untuk memainkannya, setidaknya harus terdapat suatu bagian dalam organ tersebut yang harus berapi.

Menarik, bukan? Pyrophone dapat dikatakan sebagai instrumen rock sejati.

Singing Ringing Tree

Singing Ringing Tree lebih dikenal sebagai sebuah karya seni yang dibangun dari berbagai pipa dengan jenis panjang yang berbeda yang ditumpuk sedemikian rupa dibandingkan dikenal sebagai sebuah alat musik. Singing Ringing Tree mulai masuk ke dalam kategori alat musik paling aneh karena ketika sedang berangin, karya seni dan alat musik tersebut menghasilkan suara yang menakutkan.

Singing Ringing Tree pertama kali dibangun di timur Lancashire, Inggris, dengan tinggi sekitar 3 meter. Di bulan Maret 2017, alat musik aneh tersebut kembali dibangun di daerah dekat Austin, Texas di Amerika Serikat.

Organ Laut Zadar

Ternyata, terdapat beberapa organ laut yang tersebar di seluruh negara di dunia. Namun, salah satu organ laut bernama Zadar menjadi salah satu yang paling unik dan masuk dalam kategori alat musik paling aneh di dunia.

Organ laut tersebut dibangun sebagai tangga marmer di Zadar, Kroasia. Organ laut tersebut merupakan sebuah eksperimen musik yang dimainkan oleh lautan. Setiap kali terdapat ombak, sekecil apapun itu, menyentuh tangga marmer tersebut, Anda akan dapat mendengar suara harmonis yang bergema di atas anak tangga tersebut.

Double Contrabass Flute

Seruling memang merupakan alat musik tradisional yang biasa. Bahkan alat musik tersebut akan sering Anda lihat di pedesaan dan dimainkan oleh anak-anak kecil sebagai salah satu medium bagi mereka untuk bersenang-senang. Alunan musik yang dihasilkan oleh seruling dapat membuat Anda terngiang akan suara seorang penyanyi soprano yang lembut.

Namun, tahukah Anda bahwa ternyata terdapat beberapa anggota seruling yang memiliki bentuk fisik lebih besar? Bahkan, seluruh rentang piano dapat ditutupi oleh seruling bernama piccolo hingga double contrabass flute. Berdiri setinggi 8 kaki dengan lebar lingkaran yang lebih besar dibandingkan seruling lain, double contrabass flute terdengar lebih mirip seperti klakson. Alat musik paling aneh tersebut merupakan alat musik paling langka. Sebab, double contrabass flute hanya tersedia 4 buah yang tersebar di seluruh dunia.

Harmonika Gelas

Harmonika gelas merupakan alat musik yang diciptakan oleh Benjamin Franklin. Bagi yang tidak mengenalnya, Benjamin Franklin adalah tokoh asal Amerika Serikat yang dikenal akan percobaannya dengan penangkal petir. Dalam menciptakan alat musik tersebut, Franklin menggunakan prinsip yang sama dengan ketika Anda bermain dengan gelas anggur. Namun, Anda menaruh gelas tersebut pada sisinya.

Serangkaian mangkuk kaca akan berputar ketika pemain harmonika gelas tersebut menyentuh mangkuk dengan jari yang basah untuk menciptakan alunan musik yang diinginkan. Karena desainnya yang sangat unik, berbagai macam not musik dapat dimainkan secara bersamaan. Alhasil, Anda akan dapat mendengarkan beberapa suara yang indah.

Harmonika gelas cukup populer pada masanya. Bahkan, beberapa komposer ternama seperti Mozart dan Beethoven juga mengatur beberapa potongan not musiknya agar dapat dimainkan dengan alat musik tersebut. Namun sayangnya kepopuleran harmonika gelas semakin pudar seiring waktu berjalan.

Ternyata 4 Alat Musik Ini Usianya Sudah Ribuan Tahun

alat musik tertua - Ternyata 4 Alat Musik Ini Usianya Sudah Ribuan Tahun
Ternyata 4 Alat Musik Ini Usianya Sudah Ribuan Tahun

Kini banyak alat musik di dunia yang digunakan untuk menghasilkan melodi yang bisa dinikmati banyak orang. Namun tahukah Anda bahwa musik pertama yang tercipta adalah siulan? Ini hadir sekitar 40.000 tahun silam.

Alat musik yang ada pada masa kini, awalnya berasal dari alat musik perkusi di zaman dulu. Alat musik perkusi pertama kali ada sekitar 165.000 tahun yang lalu. Waktu itu alat musik ini dibunyikan dengan beragam cara, seperti digesek, dipukul, maupun digoyang.

Bahan dasar alat musik terdahulu biasanya terbuat dari tulang, batu dan tumbuhan yang dipahat atau dilubangi sehingga menghasilkan nada tertentu yang enak didengar di masa itu. Nah, simak tulisan berikut untuk mengetahui alat musik yang pertama kali dibuat menggunakan bahan-bahan yang ada di alam.

Seruling dari Bambu

Seruling yang terbuat dari bambu atau rotan ini adalah salah satu alat musik tertua yang diperkirakan berusia 30.000 tahun. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup. Hingga saat ini, seruling bambu juga masih ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, loh!

Genderang dari Kulit Gajah

Genderang adalah gendang dengan ukuran yang besar. Alat musik ini ditemukan sekitar 30.000 tahun yang lalu. Usianya kurang lebih sama dengan seruling bambu. Pada waktu itu, manusia menggunakan kulit binatang yang ditarik untuk menciptakan suara. Genderang yang ditemukan ternyata menggunakan kulit gajah yang sudah diawetkan.

Terompet dari Gading Mamut

Apakah Anda familiar dengan binatang Mamut? Mamut adalah jenis gajah yang ukurannya sangat besar dan hidup di zaman purba yang kini telah punah. Alat musik yang berasal dari gading Mamut ini ditemukan oleh arkeolog yang berasal dari Jerman dan diperkirakan sudah berumur 43.400 tahun. Terompet dengan ukuran 18,7 sentimeter ini berasal dari gading mamut yang terdiri dari 3 lubang jari dan dapat mengeluarkan berbagai macam melodi.

Alat musik yang berumur sangat tua ini ditemukan sebanyak 31 buah di gua Geißenklösterle yang berada di dalam gunung dekat Ulm di selatan Jerman.

Untuk membuat satu alat musik terompet, sebuah lekukan gading mamut dibelah lalu dibuat lubang di bagian tersebut. Selain 3 lubang untuk jari, satu lubang lagi diikat dan ditempel dengan sebuah lapisan yang kedap udara.

Seruling dari Pahatan Tulang

Pada Juli 1955, seorang ahli yang mempelajari kehidupan dan kebudayaan di zaman purba dari Slovenia yakni Ivan Turk menemukan tulang yang telah dipahat, tepatnya di daerah barat laut Slovenia. Benda itu bernama ‘Divje Babe’ yang terdapat 4 lubang.

Bob Flink, musisi dari Kanada, meyakini bahwa lubang tersebut dimainkan untuk membunyikan 4 nada pada tangga nada. Kemudian beberapa peneliti memperkirakan usia seruling ini sudah mencapai 67.000 tahun dan merupakan alat musik tertua dan merupakan satu-satunya alat musik yang ada budaya Neanderthal.

Sekarang Anda sudah mengetahui kan berbagai macam alat musik tertua di dunia. Meski sudah beribu tahun lamanya, ternyata cara penggunaan alat musik tersebut sama dengan alat musik yang ada saat ini. Mungkin alat musik yang dipakai oleh orang-orang saat ini sudah terinspirasi sejak dulu ya. Walaupun alat dan bahannya masih sangat sederhana, namun kita harus tetap harus menghargai hasil karya dari orang terdahulu untuk bisa menciptakan sebuah melodi. Jika tidak ada alat-alat musik tersebut, mungkin saat ini kita tidak mengetahui bagaimana caranya untuk menciptakan sebuah melodi dari suatu alat musik. Good job untuk orang-orang yang berhasil menciptakan alat musik!





Kpop Fandom: Senjata di Balik Kesuksesan Hallyu Wave

audience blur carry 954623 1024x682 - Kpop Fandom: Senjata di Balik Kesuksesan Hallyu Wave
Tidak hanya itu, para penggemar Kpop juga rela mengeluarkan uang sampai ratusan juta hanya untuk memasang foto mereka di billboard (biasanya sebagai spot iklan di Times Square).
(Source: www.pexels.com)

Bermula dari kesuksesan konser salah satu grup boyband Korea Selatan bernama Super Junior yang digelar di Jakarta pada 2012 lalu, hallyu wave (demam Korea) kini semakin populer di mata masyarakat. Tidak lagi dipandang sebagai suatu aliran musik yang hanya digemari oleh para remaja, tetapi Kpop kini juga dijadikan target utama pasaran oleh banyak perusahaan baik itu kecil maupun besar untuk ditawarkan barang dan jasanya.

Mengapa dapat dikatakan demikian? Hal tersebut karena banyak grup Kpop, baik boyband maupun girlband, memiliki banyak sekali kelompok penggemar (fandom). Dengan situasi seperti itu, barang atau jasa apapun yang ditawarkan sudah dapat dipastikan akan laku keras. Bahkan saking besarnya Kpop fandom, mereka dapat mengalahkan banyaknya penggemar Justin Bieber. Hal tersebut terbukti dari bagaimana salah satu fandom milik boyband BTS (Bangtan Sonyeondan) bernama ARMY dapat menggeser posisi Justin Bieber yang sudah enam tahun berturut-turut menduduki posisi Top Social Artist. Akhirnya, pada tahun 2017 lalu posisi tersebut ditempati oleh BTS.

Nama dan Ciri Khas Kpop Fandom

Setiap boyband dan girlband pasti memiliki basis penggemar masing-masing. Setiap kelompok penggemar yang disebut fandom tersebut biasanya memiliki nama. Selain ARMY yang merupakan nama fandom dari grup BTS, ada juga beberapa nama fandom lain. Di antaranya adalah Wannable yang merupakan nama fandom grup Wanna One, Shawol nama dari fandom SHINee, BLINK nama fandom BLACKPINK, VIP nama fandom BIGBANG, SONE nama fandom Girls’ Generation atau yang lebih dikenal sebagai SNSD, dan ELF atau “Everlasting Friends” yang merupakan nama fandom dari grup Super Junior.

Nama-nama Kpop fandom tersebut dapat dikatakan sebagai identitas para penggemar. Tidak hanya itu, mereka juga memiliki tongkat lampu atau lightstick dengan desain dan warna yang menandakan grup yang mereka gemari. Salah satunya adalah lightstick yang memiliki desain berwarna kuning dan berbentuk seperti mahkota untuk fandom VIP. Sementara untuk beberapa grup Kpop generasi pertama seperti Sechs Kies dan H.O.T, keduanya tidak memiliki lightstick tetapi hanya memiliki warna sebagai khas para penggemar. Untuk penggemar Sechs Kies yang dipanggil Yellow Kies, ciri khas warna mereka adalah warna kuning. Sehingga setiap kali mereka menghadiri konser, mereka akan memakai pakaian dan membawa balon berwarna kuning. Sementara untuk H.O.T dengan fandom mereka yang bernama White Angels, ciri khas warna mereka adalah warna putih. Penggemar mereka juga akan memakai baju dan membawa balon berwarna putih.

Penentuan Nama Kpop Fandom

Ketika sebuah grup baru saja debut, mereka biasanya tidak memiliki nama fandom dan lightstick. Mereka baru akan memiliki kedua hal tersebut ketika sudah memiliki banyak penggemar dan sudah dikenal masyarakat.

Untuk penentuan nama Kpop fandom sendiri, biasanya agensi tempat mereka bernaung akan mengeluarkan beberapa opsi nama yang kemudian akan dilempar kepada para penggemar. Hal tersebut bertujuan agar penggemar turut serta memiliki peran dalam pembentukan fandom mereka. Biasanya, pemilihan tersebut dilakukan melalui voting di media sosial. Akan tetapi, terkadang para penggemar menamai fandom mereka sendiri. Sehingga grup yang mereka sukai beserta agensinya akan memutuskan apakah mereka akan berjalan mengikuti keputusan penggemar atau mereka tetap yang memiliki kontrol atas pemilihan nama fandom tersebut. Sementara untuk desain lightstick dan ciri khas warna fandom, agensi tetap menjadi yang nomor satu dalam pembuatan keputusan.

Kpop Fandom Menjadi Senjata Kesuksesan Hallyu Wave

Meski masih banyak masyarakat yang awam terhadap Kpop, tetapi di dalam komunitas Kpop sendiri, mereka memiliki andil yang sangat besar. Pasalnya, merekalah yang menjadi kunci utama dari kesuksesan suatu grup. Terkadang, suatu agensi sangat payah dalam mempromosikan grup mereka. Bahkan, terdapat beberapa grup boyband dan girlband yang sekarang tidak terlalu jelas nasibnya karena kurangnya promosi. Maka dari itu, fandom akan bekerja sangat keras agar grup yang mereka sayangi dikenal banyak orang.

Untuk promosi sendiri, penggemar Kpop tidaklah main-main. Mereka rela menghabiskan banyak uang agar grup yang digemari semakin dikenal banyak orang. Biasanya, mereka melakukan promosi ketika grup sedang aktif mempromosikan lagu baru, atau ada salah satu anggota grup yang sedang berulang tahun. Bahkan, ketika tidak ada aktivitas apapun dari grup, mereka tetap mempromosikan grup dengan mengadakan acara kumpul bersama di tempat umum.

Ketika grup sedang aktif, para penggemar akan terus meramaikan dan mempromosikan kegiatan mereka di media sosial. Biasanya, aktivitas ini juga diramaikan dengan penggunaan tagar. Penggunaan tagar tersebut bertujuan agar tagar menduduki peringkat nomor satu di Trending Worldwide di Twitter. Jadi, ketika ada orang awam yang penasaran dan melihat tagar tersebut, mereka langsung disambut dengan berbagai macam promosi grup Kpop.

Selanjutnya, ulang tahun para anggota grup boyband dan girlband tidak hanya dirayakan dengan pemberian ucapan kepada mereka, tetapi juga dengan mengadakan suatu proyek. Beberapa di antaranya yang sering mengundang perhatian adalah proyek amal atau proyek penanaman pohon yang dilakukan sebagai perayaan hari ulang tahun idola mereka. Tidak hanya itu, para penggemar Kpop juga rela mengeluarkan uang sampai ratusan juta hanya untuk memasang foto mereka di billboard (biasanya sebagai spot iklan di Times Square), spot iklan di stasiun kereta bawah tanah, bahkan memajang foto idola mereka sebagai iklan yang terpampang di transportasi umum.

Melihat hal tersebut, wajar saja dunia Kpop sekarang semakin maju. Tidak hanya dibantu dengan adanya media sosial yang mempercepat pertukaran informasi, tetapi juga karena kerja keras fandom. Usaha mereka dapat dikatakan sangatlah sukses. Sebab, melihat beberapa iklan produk di Indonesia, sudah ada satu atau dua perusahaan yang menggaet beberapa anggota grup boyband dan girlband untuk mempromosikan barang mereka. Maka dari itu, hallyu wave tidak hanya sukses dalam mempromosikan Korea, tetapi juga sukses dalam perputaran uang.